SumberBerita Terkait
Kebocoran Data Pribadi Kandidat Pilkada, KPU: Kelalaian Vendor, Telah Lakukan Perbaikan dan Pelacakan

Taiwan Go Go pada tanggal 28 Oktober mengelar pers konferensi, mengemukakan adanya kebocoran nomor kartu penduduk (KTP) dari para kandidat yang turut dalam pemilihan umum kepala daerah (PILKADA) yang akan berlangsung di akhir tahun ini. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menghentikan layanan online pada tanggal 27, dan melalui penelusuran dan perbaikan program, pada pukul 7 malam kembali melakukan pelacakan dan setelah melaporkan kepada pihak berwenang. Selanjutnya kan terus melakukan pelacakan penyebab dari kelalailan dan pengaruh yang diakibatkan.
Taiwan Go Go mengemukakan, “Sistem pelaporan aset kekayaan kandidat pejabat” dari KPU mengalami kebocoran data nomor kartu penduduk dari 81 kandidat walikota dan bupati, serta 1.492 kandidat legislator, untuk itu meminta KPU menghubungi kandidat bersangkutan dan melakukan pelacakan serta mengumumkan laporan hasil peninjauan.
KPU menyampaikan telah menghentikan sistem layanan pengumuman daring pada tanggal 27 Oktober, sehubungan dengan staf maintenance tengah melakukan pelacakan dan perbaikan untuk menghalangi kebocoran data, dan pada pukul 7 malam kembali membuka pemeriksaan, untuk hal ini juga telah memberikan laporan kepada pihak berwenang. Terkait alasan kelalaian dari vendor dan juga cakupan pengaruh yang ditimbulkan, KPU mengemukakan, telah mengerahkan prosedur pelacakan untuk lebih memahami duduk masalah, selanjutkan juga akan ditangani sesuai dengan peraturan “Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi”.



